Resep Kue Apem Gula Merah Tradisional

resep kue apem gula merah tradisional

Kue apem gula merah ini selalu dibuat oleh ibu saya ketika ada acara selamatan atau kendurian.

Karena itu kue ini populer dengan kue untuk syukuran.

Usut punya usut meskipun kue ini erat dengan Jawa, ternyata kue apem berasal dari India. Kue ini disebut “Appam” di India, hampir mirip penyebutannya di Indonesia.

Sejarah kue apem menjadi kue syukuran di Indonesia ternyata ada sejarahnya juga loh.

Kue ini diyakini bermula dari Ki Ageng Gribig, yaitu keturunan Prabu Brawijaya yang kembali dari perjalanan ke tanah suci dengan membawa kue apem.

Kue yang kemudian dibagi-bagikan ke masyarakat ini kemudian menjadi budaya dan sesuatu kebiasaan di saat syukuran.

Fakta Gizi

Ada tiga bahan utama dalam membuat kue apem gula merah, yaitu gula merah, santan dan tepung.

Kue apem adalah kue yang tinggi karbohidrat dan gula. Karena itu kue apem adalh camilan yang bisa membuat kita kenyang.

Kue apem dengan berat persaji 48 gram mengandung energi sebesar 84 kilokalori, protein 1,5 gram, karbohidrat 17,8 gram, lemak 0,7 gram, kalsium 0,01 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 0,1 miligram.

Resep Kue Apem Gula Merah Tradisional

Bahan:

Bahan adonan

  • 150 gram gula merah
  • 175 ml air kelapa
  • 1 lembar daun pandan
  • 150 gram tepung beras
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh ragi instan
  • 180 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh bumbu spekuk
  • 1 sendok teh baking powder

Bahan taburan

  • 100 gram kelapa parut kasar
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan

Cara membuat:

  1. Rebus gula merah, air kelapa, dan daun pandan sambil diaduk sampai larut kemudian saring. Ukuran air rebusan gula merah, air kelapa, dan daun pandan tersebut sekitar 250 ml dan biarkan dalam kondisi hangat.
  2. Tuang sedikit-sedikit air rebusan tadi ke tepung beras sambil diuleni sampai lembut.
  3. Setelah dingin, masukkan tepung terigu, ragi instan, santan, garam, dan bumbu spekuk sambil dikocok dengan kecepatan rendah selama 15 menit.
  4. Diamkan adonan selama 30 menit. Jika sudah tambahkan baking powder kemudian aduk rata.
  5. Tuang dalam cetakan muffin dengan tinggi sekitar tiga sentimeter dan panaskan cetakan selama lima menit di kukusan.
  6. Jika tak punya cetakan muffin, kamu bisa menggunakan loyang kue bolu biasa.
  7. Kukus adonan 30 menit di atas api besar sampai matang.
  8. Sajikan dengan taburan kelapa, kue lebih nikmat disantap hangat.

Tips

Agar apam tidak asam, jangan gunakan santan kelapa yang terlalu tua. Gunakan santan segera saat ingin membuat kue apem, jangan diamkan terlalu lama.

Sumber

Resep Kue Dadar Gulung Tradisional

resep kue dadar gulung

Kembali lagi dalam pembahasan resep kue tradisional.

Kue Dadar gulung termasuk kue yang masuk dalam kue jajanan pasar. Kue dadar gulang juga termasuk kue tradisionalnya Indonesa.

Meskipun banyak kreasi kue dadar gulung seperti kue dadar gulung cokelat pisang, tapi dadar gulung aroma pandan dan berwarna hijau lah yang sangat populer.

Jika di perhatikan dengan seksama, dadar gulung mirip dengan pancake yang diberi isian seperti pancake durian. Sejarahnya dadar gulung berawal dari pancake yang merupakan makanan populer di Eropa sejak tahun 1430 M.

Fakta Gizi

Dadar gulung diisi dengan isian yang disebut dengan unti.

Bahan dasar unti adalah daging buah kelapa yang diparut. Ditambahkan gula merah cair untuk membuat rasanya menjadi manis.

Daging buah kepala mengandung minyak nabati.

Selain pada buah kepala minyak nabati juga ditemukan pada buah zaitun, jagung, kacang tanah dan biji-bijian lainnya.

Selain bisa membuat masakan lebih kaya rasa, minyak nabati juga membantu mengatur agar kadar kolesterol tetap rendah.

Ini karena minyak nabati mengandung asam lemak tak jenuh ganda atau asam lemak esensial (omega 6 dan omega 3).

Resep Membuat Dadar Gulung

Bahan:

Bahan kulit

  • 250 gr Tepung terigu
  • 2 Butir telut ayam
  • 750 ml Santan kental
  • 1/4 sdt Garam
  • 50 ml Air pandan suji
  • Margaran untuk olesan

Bahan unti

  • 250 gr Daging buah kelapa parut
  • 150 gr Gula merah, iris halus
  • 100 ml Air putih
  • 1/4 sdt Garam
  • 2 Lembar daun pandan, potong-potong

Cara membuat:

Membuat kulit

  1. Kocok dua butir telur. Lalu tuangkan kedalam tepung terigu.
  2. Tambahkan setengah air santan dan garam. Aduk adonan sampai rata. Tuangkan kembali sisa santa dan air pandan suji. Aduk kembali adodan sampai rata.
  3. Panaskan wajan teflon diatas kompor. Olesi dengan sedikit margarin.
  4. Tuang 1 sendok sayur adonan. Buat dadar tipis. Goyangkan wajan agar adonan menutupi dasar wajan secara merata, biarkan hingga matang, angkat. Lakukan hingga adonan habis.

Membuat unti

  1. Rebus gula merah bersama air dan garam hingga gula larut.
  2. Masukkan kelapa dan daun pandan. Masak sambil diaduk, sampai kesat dan kelapa tampak berserabut (± 20 menit). Sisihkan.

Menggabungkan kulit dan unti

  1. Ambil kulit dadar gulung.
  2. Letekkan 1 sdm unti diatasnya.
  3. Lalu gulung hingga berbentuk amplop persegi panjang. Sajikan.

Tips

Buat air pandan-suji dengan perbandingan 2:1. Daun pandan lebih banyak agar aromanya lebih harum.

Kelapa untuk bahan unti jangan yang terlalu tua.