Monk Fruit, Buah Manis Pengganti Gula Bebas Diabetes

monk fruit dan manfaatnya

Akhir-akhir ini Monk Fruit begitu populer terutama dari para pecinta makanan yang sadar kesehatan, terutama bagi mereka yang menderita diabetes.

Monk Fruit juga dikenal dengan nama Lo Han Guo.

Buah ini berbentuk bukat mirip melon. Nama Lo Han Guo merupakan nama dari seorang biksu yang dipercaya pertama kali membudidayakan buah ini.

Penduduk cina adalah orang yang memanfaatkan buah Monk untuk Pengobatan Tradisional Cina.

Buah Monk memiliki rasa manis dan dapat diolah menjadi pengganti gula. 150-250 kali lebih manis dari gula namun tidak mengandung kalori dan karbohidrat serta tidak meningkatkan kadar gula dalam darah.

Pemanis dari ekstrak buah ini tidak memiliki efek samping.

Buah ini dapat dikonsumsi semua orang baik orang dewasa, pria dan wanita. anak-anak dan wanita hamil.

Karena buah Monk ini masih jarang dipasaran, penelitian pun belum berlanjut apakah aman jika di konsumsi jangka panjang.

Apakah buah ini menyebabkan alergi?

Belum ditemukan adanya orang yang alergi setelah mengonsumsi atau kontak langsung dengan buah ini. Monk Fruit adalah buah dari keluarga labu-labuan, mentimun dan melon. Jadi jika alergi dengan buah labu, kemungkinan besar juga alergi terhadap buah ini.

Tanda-tanda alergi:

  1. Gatal-gatal atau ruam
  2. Sulit bernafas
  3. Denyut nadi menjadi cepat atau lambat dalam seketika
  4. Pusing
  5. Lidah bengkak
  6. Sakit perut atau muntah

Lalu bagaimana memanfaatkan dan menggunakan Monk Fruit ini? Karena memiliki rasa yang manis, buah Monk bisa digunakan sebagai pemanis pada minuman seperti:

  1. Kopi teh panas, es teh, atau limun
  2. Saus salad
  3. Saus smoothie
  4. Yogurt
  5. Oatmeal atau sereal lainnya