Daftar Kacang Tinggi Protein dan Manfaatnya Untuk Tubuh

kacang protein tinggi

Daftar kacang protein tinggi protein sangat baik dikonsumsi sebagai pengganti protein dari hewani.

Kacang-kacangan adalah makanan serbaguna.

Bisa diolah menjadi apa saja.

Bisa untuk di konsumsi secara langsung atau sebagai tambahan pada makanan. Juga bisa diolah menjadi susu dan lain-lain.

Protein diperlukan tubuh untuk membantu dalam pembentukan tulang, otot dan kulit. Mengkonsumsi kacang dapat membuat rasa kenyang lebih lama.

Semua jenis kacang-kacangan mengandung protein.

Hanya saja.

Ada beberapa jenis kacang yang memiliki kandungan protein cukup tinggi.

8 Jenis Kacang Tinggi Protein

Selain mengandung protein yang tinggi, jenis kacang-kacang ini juga mudah dalam hal pengolahnnya.

1. Kacang Almond

Kacang Almond termasuk jenis kacang yang tinggi protein.

Selain itu terdapat juga kandungan antioksidan. Senyawa antioksidan bisa melindungi tubuh akibat serangan radikal bebas seperti penuaan dini, penyakit jantung dan kanker.

Antioksidan pada kacang Almond berasal dari guratan-guratan berwarna cokelat pada kacang.

Ada yang mengatakan bahwa, mengkonsumsi kacang almond adalah beserta kulit arinya.

Konsumsi kacang Almond ditemani dengan sepotong buah-buahan agar manfaatnya lebih sempurna.

Protein: 7 gram per 1/4-cangkir (35 gram).

2. Kacang Walnuts/Kenari

Selain Almond, kacang Kenari juga tinggi protein.

Kacang kenari berasal dari pohon Kenari atau dengan nama latinnya Juglans.

Dua spesies utama yang paling umum dari kacang kenari yang ditumbuhkan untuk diambil bijinya adalah kacang kenari Persia atau Inggris dan kacang kenari hitam yang berasal dari Amerika Utara.

Kacang kenari mengandung lemak Omega-3.

Omega-3 adalah nutrisi yang sangat baik untuk jantung.

Kacang kenari memiliki tekstur yang berlemak dan rasa yang enak. Karena itu kacang ini sering menjadi tambahan untuk olahan berbahan dasar daging.

Protein: 4,5 gram per 1/4-cangkir (29 gram).

3. Kacang Pistachio

Pistachio disebut sebagai salah satu kacang dengan harga mahal di dunia. Juga mengandung tinggi protein.

Kacang ini memiliki rasio asam amino esensial yang lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan proteinnya.

Asam amino esensial adalah senyawa agar tubuh dapat menggunakannya untuk membangun protein.

Sebagain besar menggunakan kacang ini untuk dijadikan selai sebagai olesan roti, buah atau biskuit.

Kandungan satu porsi kacang Pictachio sama dengan 1 butir telur.

Protein: 6 gram per 1/4-cangkir (30 gram).

4. Kacang Mete

Kacang mete berasal dari pohon bernama pohon mede atau juga dikenal dengan jambu monyet.

Secara teknis ini adalah biji, namun biji pada jambu monyet lebih dengan sebutan kacang.

Selain protein, kacang mete mengandung tembaga.

Kandungan tembaga pada kacang mete dapat meningkatkan kekebalan dan membantu pembentukan sel darah merah dan jaringan ikat.

Kekurangan asupan tembaga pada tubuh bisa nerdampak pada gejala osteoporosis atau pelapukan tulang.

Untuk menikmati kacang mete, makanlah kacang mete bersama yogurt tawar dang dengan beberapa potongan buah.

Protein: 5 gram per 1/4 cangkir (32 gram).

5. Kacang Pinus

Mungkina ada sebagian orang yang asing mendengar kacang pinus.

Kacang pinus berasal dari pohon pinus dengan jenis tertentu yang dapat dimakan dan mengandung protein yang tinggi.

Kacang ini populer karena rasanya yang ringan, manis dan melted, yang berasal dari kandungan lemaknya yang tinggi.

Lemak pada kacang pinus sebagian besar berasal dari lemak tak jenuh, yang dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung.

Salah satu asam lemak dalam kacang pinus juga dapat memberikan efek anti-inflamasi dan membantu mencegah penyebaran kanker.

Kacang pinus panggang adalah cara yang enak untuk menikmati kacang pinus. Untuk memanggang kacang pinus di rumah, masak dalam wajan dengan api sedang selama beberapa menit sampai harum.

Protein: 4,5 gram per 1/4 cangkir (34 gram).

6. Kacang Brazil

Kacang Brazil mengandung kandungan protein, lemak dan berbagai mikronutrien lainnya.

Salah satu kandungan mikronutrien pada kacang Brazil adalah selenium.

Selenium adalah mikronutrien penting yang dapat meningkatkan kesehatan pada tiroid dan mencegah infeksi.

Kacang Brazil berasal dari jenis pohon Amerika Selatan yang masih dalam keluarga Lecythidaceae.

Cobalah mencampurkan kacang Brazil dengan kacang-kacangan lainnya, mangga kering, dan potongan coklat hitam untuk mengkonsumsi kacang ini agar lebih enak dan nikmat.

Protein: 4,75 gram per 1/4 cangkir (33 gram).

7. Kacang Tanah

Seperti jenis kacang-kacangan lainnya, kacang tanah kaya akan kandungan protein.

Kacang tanah memiliki kandungan protein tertinggi dari semua kacang yang biasa dikonsumsi.

Kacang juga merupakan salah satu sumber senyawa biotin.

Biotin adalah vitamin yang dapat membantu mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan dalam tubuh.

Kacang tanah lebih sering diolah menjadi selai untuk dinikmati bersama pisang, kue dan juga roti atau dijadikan olahan coklat kacang.

Protein: 9,5 gram per 1/4-cangkir (37 gram).

8. Kacang Hazelnut

Pohon penghasil kacang Hazelnut ini banyak tumbuh di Turki, Italia, Yunani, Spanyol, Inggris, Amerika Serikat khususnya di Washington.

Saat ini produsen terbesar penghasil hazelnut di dunia adalah negara Turki.

Hazelnut memiliki rasa yang sedikit manis dan melted. Juga sebagai sumber protein yang sangat lezat.

Kacang Hzelnut dapat membantu menurunkan kolesterol yang berdampak pada berkurangnya terkena risiko penyakit jantung.

Untuk menikmati kacang Hazelnut bisa diolah menjadi selai.

Protein: 5 gram per 1/4-cangkir (34 gram).

Kacang-kacangan adalah sumber protein nabati yang sehat. Kacang dapat dijadikan camilan yang nyaman, dengan menambahkannya ke banyak hidangan untuk meningkatkan kandungan proteinnya.

8 jenis kacang-kacangan dalam daftar ini adalah sumber protein yang baik. Kandungan protein tertinggi terdapat pada kacang tanah.

Jika toleran dengan kacang tanah, dapat mencoba beberapa kacang yang kaya protein lainnya seperti kacang mete, hazelnut, dan kacang Brazil adalah beberapa pilihan menarik.