UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

UNTAN membangun ekosisistem digital menuju cyber university

UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University. Universitas Tanjungpura (UNTAN) merupakan universitas negeri di kota Pontianak, Indonesia.

Bagi kamu yang masuk kedalam generasi milineal pasti selalu memperhatikan dan update perkembangan teknologi saat ini.

Jika kamu selalu melibatkan dan menggunakan teknologi dalam segala kegiatan yang kamu lakukan. Berarti kamu termasuk kedalam generasi milenial.

Pengertian dulu :

Penggolongan generasi milenial atau geberari Y terbentuk bagi mereka yang lahir pada 1980 – 1990, atau pada awal 2000, dan seterusnya. Generasi milenial sangat dekat dengan penggunaan teknologi. Mungkin bisa kita lihat sendiri tidak ada satu orang pun saat ini yang tidak memiliki smartphone.

generasi milenial

Ada ciri-ciri yang sangat terlihat pada generasi milenial. Apakah kamu termasuk? Berikut adalah ciri-cirinya :

  • Gampang bosan pada barang yang dibeli
  • ‘No Gadget No Life’
  • Hobi melakukan pembayaran non-cash
  • Suka dengan yang serba cepat dan instan
  • Memilih pengalaman daripada aset
  • Berbeda perilaku dalam grup satu dan yang lain
  • Jago multitasking
  • Kritis terhadap fenomena sosial
  • ‘Sharing is cool’

Saya sendiri pun terkadang selalu sedikit berteriak “I need internet!” jika kuota atau paket internet saya sudah habis :). Dan saya tampaknya termasuk kedalam ciri kedua.

Perkembangan Teknologi Sudah Sampai Mana?

Dunia teknologi memang terus mengalami perkembangan setiap detiknya. Saya katakan setiap detik bukan setiap hari, karena selalu ada perubahan kode yang dibuat oleh para developer software maupun hardware setiap detiknya.

Kamu bisa rasakan sendiri pada aplikasi-aplikasi smartphone kamu yang selalu meminta update versi.

Kamu pasti tahu Google Assistant atau Siri? Keduanya adalah hasil dari salah satu perkembangan teknologi yang disebut dengan kecerdasan buatan dan dinamakan asisten pribadi. Layaknya asisten sunggguhan, dengan menggunakan salah satu dari keduanya, kamu bisa melakukan hampir segala hal hanya dengan berbicara.

google assistants

Kamu bisa menggunakan mereka untuk :

  • Membacakan pesan text yang masuk ke perangkat yang kamu gunakan
  • Mngirimkan pesan text
  • Membuat panggilan telepon
  • Melaporkan cuaca
  • Dll

Semakin lama kamu menggunakan keduanya, maka semakin cepat mereka untuk mempelajari tentang apa yang kamu inginkan. Hebat kan?

Ya, itu adalah prinsip kerja dari teknologi kecerdasan buatan. Bisa belajar setiap kali kamu gunakan. Teknologi kecerdasan buatan ini juga sudah diterapkan ke berbagai bidang.

Ada juga teknologi chatbot. Teknologi ini mulai dikembangkan sekitar dekade 1960-an. Awalnya chatbot merupakan program untuk coba-coba. Chatbot pertama kali dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology dan diberi nama ELIZA.

ELIZA chatbot memiliki tabiat sebagai seorang psikoterapis dalam berinteraksi atau ber-chatting dengan lawan bicara manusia.

Chatbot WhatsApp Covid-19 dari Pemerintah Sudah Bisa Diakses

Berbeda dengan asisten pribadi untuk melayani yang memilikinya, chatbot lebih digunakan untuk arah bisnis dan sebagai media informasi. Chatbot bisa dibangun sendiri atau dengan menggunakan layanan yang menyediakan chatbot seperti WhatsApp dan LINE.

Chatbot dikembangkan untuk bisa mensimulasi percakapan manusia sesungguhnya. Dapat berbicara dengan komputer menggunakan bahasa yang digunakan oleh manusia.

data penggunaan chatbot

Perkembangan teknologi juga mempengaruhi dalam kegiatanan pemasaran, terutama pada bidang periklanan. Mungkin dulu iklan hanya ada di TV, Radio, Papan iklan dan Baliho besar di jalan.

Saat ini iklan dapat kamu lihat di tangan kamu melalui gadget yang kamu miliki.

Meski masih ada perusahaan yang menggunakan media periklanan konvensional, namun perhatian orang saat ini untuk melihat dan mendengar iklan di Radio sudah berkurang.

Perusahaan pun kini sudah memindahkan iklan mereka ke tempat periklanan yang lebih bagus.

Dulu tidak ada iklan yang disisipkan dalam sebuah film di TV. Ini dilakukan stasiun TV untuk membuat penonton tetap membuat perhatian ke TV. Jika disiarkan iklan setelah film, memungkinkan penonton melihat smartphone mereka sampai iklan habis.

Iklan kini beralih ke layanan iklan digital.

Layanan iklan terbesar didunia masih dipegang oleh Google dan Facebook.

Kelebihan dari iklan digital adalah kamu bisa menargetkan siapa saja yang akan melihat iklan. Atau biasa disebut target iklan.

Kontes SEO dan kontes blog juga menjadi bagian dari periklanan digital secara tidak langsung, namun dengan satu tujuan yaitu untuk mempromosikan dan menjual produk atau mempromosikan instansi seperti universitas.

Pendidikan Go Digitalisasi

Layanan pendidikan pun mengikuti trend dari perkembangan teknologi dengan munculnya layanan belajar secara online. Beberapa pihak yang fokus mengembangkan sistem pendidikan secara daring antara lain Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, dan Zenius.

logo ruang guru

Dengan layanan yang mereka sediakan, memungkinkan kamu bisa belajar dari mana pun secara online dengan tatap muka bersama pengajar berpengalamanan layaknya guru disekolah.

Perkembangan ini juga telah menjangkau seluruh universitas di Indonesia untuk menciptakan universitas yang berbasis teknologi informasi atau disebut dengan cyber university.

Pembangunan cyber university sesuai dengan himbauan Kemenristek Dikti. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir mengatakan, hal itu untuk mengantisipasi perubahan global. Menurutnya, perubahan global saat ini telah memasuki revolusi industri 4.0, dimana semuanya telah berbasis teknologi informasi.

Cyber university merupakan bentuk upaya untuk menjadikan perguruan tinggi berbasis teknologi informasi, usaha tersebut diterapkan di semua lini, mulai dari sistem pembelajaran, kurikulum, pelayanan, fasilitas, maupun sarana dan prasarana lainnya, itu semua dikembangkan dengan berbasis teknologi.

UNTAN Membangun Ekosistem Digital

Senada dengan hal tersebut, UNTAN telah membangun berbagai fasilitas-fasilitas untuk mendukung terciptanyan UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University beberapanya antara lain :

  1. Membangun jaringan internet. Backbone UNTAN yang ada saat ini menggunakan kabel fiber optik, dengan menggunakan teknologi single mode, backbone ini mulai dibangun tahun 2005 dan terus menerus ditingkatkan kapasitas dan luasannya.
  2. Membuat media informasi kampus berbasis wesbite yang bisa diakses oleh mahasiswa sebagai media informasi bahkan bisa diakses oleh semua orang yang ingin mendapatkan informasi universitas UNTAN.
  3. Pendaftaran dan seleksi masuk perguruan secara online.
  4. Mempersiapkan dosen dan tenaga profesional yang ahli dibidang teknologi informasi.
  5. Menjalin kerjasama kepada berbagai pihat terkait.
  6. Menciptakan E-Learning yang bisa diakses online semua mahasiswa di UNTAN.
  7. Membangun segala bentuk pembayaran uang kuliah yang terintegrasi dengan mobile banking yang akan membuat proses pembayaran lebih singkat dan efektif.

Profil Universitas Tanjungpura

Dilihat dari situs resminya, Universitas Tanjungpura atau disingkat sebagai UNTAN merupakan universitas negeri di kota Pontianak, Indonesia.

universitas tanjung pura

Lokasi kampus UNTAN berada di kota Pontianak dan dengan mudah dapat dikenali dari adanya Tugu Digulis yang berada di muka kampus.

Universitas Tanjungpura didirikan pada tanggal 20 Mei 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai sebuah universitas swasta. Pendiri lembaga tersebut merupakan tokoh-tokoh politik dan pemuka masyarakat Kalimantan Barat.

Uiversitas Tanjungpura awalnya bernama Universitas Negeri Pontianak (UNEP), kemudian berubah nama menjadi Universitas Dwikora berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965 tanggal 14 September 1965.

Baru berubah nama menjadi Universitas Dwikora menjadi Universitas Tanjungpura (UNTAN), berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Sebagai Rektor diangkat Letkol CKH Mu-hammad Isja, SH berdasarkan Surat Ke-putusan Presiden RI Nomor 39/14/1969.

Alamat Universitas Tajungpura

  • Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124
  • Telepon : (0561) 739630
  • Email : untan_59@untan.ac.id
  • Fax : (0561) 739637

Visi dan Misi Universitas Tanjungpura

Visi Untan

Visi UNTAN menjadi institusi preservasi dan pusat informasi ilmiah di Kalimantan Barat, serta menghasilkan luaran yang bermoral Pancasila dan mampu berkompetisi di tingkat dunia, baik ditingkat daerah, nasional, regional maupun internasional.

Misi Untan

a. menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan luaran yang berkualitas dan bermoral Pancasila, serta mampu mengikuti, mengembangkan dan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi; dan

b. menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menjadi sebuah institusi preservasi dan pusat informasi Kalimantan Barat.

Tujuan Untan

Dalam tahun 2015-2019 seluruh kegiatan Untan ditujukan untuk membangun Untan sebagai perguruan tinggi yang mampu menjadi Pembelajaran Unggul Menuju Peningkatan Daya Saing Untan dalam rangka merealisasikan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH/BLU).

UNTAN telah meluluskan sekitar 66.008 mahasiswa. Memiliki 95 program studi, 9 fakultas, 1011 dan memiliki 33110 penelitian yang telah dan sedang dilakukan.

Universitas ini menempati peringkat 100 besar di Indonesia. Tepatnya menempati peringkat 67 berdasarkan situs UniRank.

Fakultas Teknik Informatika UNTAN

Berhubungan dengan teknologi informasi dan untuk menciptakan UNTAN sebagai cyber university, selaian telah memiliki fakultas-fakultas pilihan yang sudah baik, UNTAN telah memiliki fakultas yang fokus pada teknologi informasi, yaitu Fakultas Tekni Informatika.

Program Studi Teknik Informatika merupakan salah satu program studi jenjang sarjana (S1) di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, berdiri pada tanggal 18 mei 2014 dengan SK Dirjen DIKTI Nomor 1664/D/T/2004.

Fakultas ini Terakreditasi B sesuai SK BAN-PT Nomor 0770/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2017 tanggal 21 Maret 2017.

Bidang Keahlian Yang Diajarkan

Bidang keahlian pada Program Studi Teknik Informatika di Universitas Tanjungpura adalah sebagai berikut:

  1. Pemograman, memberikan pengetahuan mengenai pengertian pemrograman, bahasa pemrograman dan keterampilan dalam perancangan dan pembuatan aplikasi berbasis desktop dan web.
  2. Komputasi, memberikan keterampilan penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu.
  3. Multimedia, memberikan keterampilan menggunakan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara dan gambar.
  4. SIG (Sistem Informasi Geografis), memberikan keterampilan dalam mendesain data-data spasial untuk menyatakan berbagai informasi berkaitan dengan lokasi, informasi kartografi dan teknologi.
  5. Jaringan Komputer, memberikan pengetahuan mengenai macam topologi, media dan infrastruktur jaringan komputer dan keterampilan dalam perancangan, pemanfaatan dan penggunaan struktur jaringan.

Fakultas Teknik Informatikan UNTAN juga memiliki banyak prestasi yang sudah dicapai. Kamu bisa melihat prestasi yang sudah di raih para mahasiswa di tautan berikut.

Sarana dan Prasarana Fakultas Teknik Informatika UNTAN

Untuk mendukung sarana pembelajaran di Fakultas Teknik Informatika, UNTAN telah menyediakan fasilitas pendukung seperti beikut ini :

Universitas Tanjungpura bisa nih kamu jadikan tempat impian untuk menimba ilmu, khususnya dalam dunia teknologi informasi.

Hanya sekedar informasi saja, bahwa sekarang perusahaan banyak mencari telanta-talenta baru yang jago di bidang teknologi digital. Dengan berkuliah di Universitas Tanjungpura adalah pilihan terbaik untuk menjadi langkah awal kamu menjadi ahli dibidang teknologi informasi.

Foto : Google, Untan, Tirto