Resep dan Cara Membuat Kue Kembang Goyang / Antari Biji Wijen Renyah

resep kembang goyang wijen renyah

Resep kue kembang goyang wijen renyah.

Rasanya yang gurih dan bertekstur renyah, memang kerap menjadi kue andalan lebaran atau hari besar lainnya.

Kue kembang goyang sudah menjadi kue tradisional di Indonesia. Khusus bagi orang betawi, mereka menyebut kue ini dengan nama kembang loyang.

Alasan kenapa kue ini populer untuk hari lebaran adalah mudah didapat dan mudah juga untuk dibuat.

Kue ini berbentuk kebang dan sangat cantik ditata di dalam toples kue yang bening.

Kembang goyang sendiri juga merupakan nama sejenis perhiasaan yang dipasangkan di rambut atau sanggul konde dan dapat bergerak-gerak/bergoyang karena memiliki pegas yang biasa dipakai oleh pengantin-pengantin Jawa.

Salah satu kreasi pembuatan kue ini ada dengan manambahkan biji wijen.

Biji wijen berasal dari buah tumbuhan wijen. Buah wijen berbentuk panjang dan mirip seperti okra.

Ada biji wijen hitam, merah, cokelat, dan ada juga yang berwarna-warni. Wijen ini bisa diolah jadi berbagai macam makanan.

Biji wijen memiliki aroma dan rasa mirip kacang jika dipanggang atau digoreng. Selain untuk menambah citarasa pada makanan, biji wijen juga mengandung manfaat yang baik untuk tubuh.

Pada biji wijen, terdapat kandungan vitamin B1 yang tinggi dan serat.

Selain itu ada banyak kandungan vitamin dan mineral.

Jika dijadikan minyak, minyak wijen mengandung lemak baik, asam monounsaturated dan polyunsaturated yang bisa menurunkan kolesterol.

Dalam minyak wijen juga ada kandungan vitamin E yang tinggi yang bagus untuk kulit. Agar terhindar dari tanda-tanda penuaan dini.

Bahan :

  • 200 gr Tepung Beras
  • 50 gr Tepung Tapioka
  • 50 gr Tepung Terigu
  • 2 butir Telur Utuh
  • 100 gr Gula Pasir
  • 1/2 sdt Garam
  • 65 ml Santan
  • 180 ml Air
  • 2 sdm Margarin, lelehkan
  • 1/2 sdt Vanila pasta
  • 3 sdm Biji wijen putih

Cara membuat :

  1. Kocok gula, telur dan garam menggunakan mixer atau alat pengocok lainnya sampai gula dan garam larut.
  2. Masukkan santan, air, tepung beras, tepung tapioka, dan tepung terigu, aduk hingga rata dan tidak bergerindil.
  3. Masukkan margarin cair dan vanila, aduk rata. Konsistensi adonan tidak kental tapi juga tidak terlalu encer.
  4. Panaskan minyak relatif banyak dalam wajan dengan api sedang relatif besar, setelah cukup panas kecilkan api, celup dan biarkan cetakan kembang goyang terendam dalam minyak hingga cukup panas.
  5. Taburkan secukupnya biji wijen diatas permukaan adonan.
  6. Angkat cetakan dari minyak dan kibas-kibaskan cetakan sampai minyak sedikit hilang, celupkan cetakan dalam adonan, lalu angkat dari adonan dan langsung masukkan dalam minyak, tunggu sebentar, lalu goyang-goyangkan sampai adonan terlepas.
  7. Celup kembali cetakan ke dalam adonan. Buat beberapa adonan untuk digoreng sampai kira-kira wajan penuh,
  8. Goreng sampai kuning keemasan. Angkat. Kembang goyang siap disajikan.

Tips

Jangan sampai cetakan kepanasan atau terlalu dingin, jika cetakan terlalu panas, waktu dicelup adonan langsung matang, jadi pas diangkat langsung jatuh, jika terlalu dingin adonan tidak mau menempel, akan menjadi kue ketipisan dan hancur waktu digoreng, juga jangan mencelupkan adonan dua kali alias dobel, nanti ketebalan dan kurang renyah. Ketika hendak memasukkan kembang goyang kedalam toples, pastikan kembang goyang yang digoreng sudah dalam keadaan benar-benar dingin.