Resep dan Cara Membuat Petulo / Putu Mayang


Petulo atau juga biasa dinamai dengan Putu Mayang adalah jajanan tradisonal yang terbuat dari tepung beras. Petulo disajikan sembari disiram kuah yang disebut juruh dan terbuat dari santan dan gula merah. Petulo atau Putu Mayang ini merupakan makanan tradisional khas Malang.

Bahan :

250 g Tepung Beras
500 ml Air Mendidih
150 g Tepung Tapioka
200 ml Santan
2 tetes pewarna makanan hijau
2 tetes pewarna makanan merah

Kuah santan :

100 ml santan cair
300 ml Air
1 sdm Tepung Beras
½ sdt Garam
100 g Gula Merah, disisir
50 g Gula Pasir
2 lbr Daun Pandan

Cara membuat :

  1. Siapkan wadah, kemudian masukkan tepung beras, kemudian tuangkan air panas sambil di aduk, kemudian campurkan tepung tapioka yang di campurkan dengan santan, lalu campurkan dengan adonan tepung beras, aduk rata dan membentuk adonan.
  2. Bagi menjadi 2 bagian kemudian beri pewarna merah dan hijau di setiap bagiannya. Masukkan ke dalam plastik paping bag, lubangi sedikit.
  3. Siapkan loyang yang sudah di olesi minyak, kemudian tekan plastik paping membentuk bulat (seperti kerupuk kampung).
  4. Siapkan kukusan kemudian masukkan loyang ke dalam kukusan selama 10 menit, angkat dan tiriskan.
  5. Siapkan panci, kemudian masukkan air, gula merah, gula pasir, daun pandan, garam dan tepung beras, santan panaskan dengan api kecil. Aduk sampai memdidih, angkat dan sisihkan.
  6. Siapkan piring kemudian susun putu mayang di dalam piring dan tuangkan kuah santannya. Sajikan.

Tastemade